Pembinaan dan Pengawasan Pelayanan Publik di PA Balikpapan

Written by Administrator on . Posted in Berita

Pelayanan publik di pengadilan kerapkali dikeluhkan masyarakat. Aspek pelayanan publik di pengadilan mesti menjadi perhatian khusus, bahkan pembenahan manajemen pelayanan publik di pengadilan oleh Mahkamah Agung RI (MARI).

Pengadilan Tingkat Banding sebagai kawal depan Mahkamah Agung RI diharapkan dapat meningkatkan pembinaan dan pengawasan pelayanan publik kepada satuan kerja di wilayahnya. Berdasarkan Surat Tugas Nomor : W17-A/400/KP.01.1/4/2018 tanggal 2 April 2018 Tim Pengawas dari Pengadilan Tinggi Agama Samarinda melakukan pembinaan dan pengawasan Pelayanan Publik di Pengadilan Agama Balikpapan dari tanggal 4 s.d 6 April 2018.

Tim yang beranggotakan Bpk. Drs. H. Iskandar Paputungan, M.H. (Wakil Ketua PTA Samarinda),  Drs. H. Aderi, S.H.,M.H. (Panitera Pengganti) dan Fajar Herustia, S.Kom. (Kasubag Tata Usaha dan Rumah Tangga) melakukan pemeriksaan berkas-berkas administrasi kepaniteraan dan kesekretariatan dengan mengambil salah satu ruangan pada kantor Pengadilan Agama Balikpapan dan juga secara langsung turun ke lapangan untuk melihat pelayanan kepada  masyarakat sebagai implementasi dari pelayanan publik yang menjadi perhatian khusus oleh Mahkamah agung RI.

Tidak tapi banyak yang menjadi sorotan dari tim pemeriksa, hal ini terlihat dari minimnya temuan yang telah dibenahi dari temuan pemeriksaan sebelumnya yang disampaikan melalui ekspos yang dilaksanakan di Aula Pengadilan Agama Balikpapan pada hari Jum’at tanggal 6 April 2018 dan dihadiri oleh seluruh Pegawai Pengadilan Agama Balikpapan. (YR)

 

 

 

 

Ketua PTA Samarinda Melantik 3 Ketua PA

Written by Administrator on . Posted in Berita

Samarinda | www.pta-samarinda.net [28/03/2018]

“Rabu, 28 Maret 2018 Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda, Dr. H. Bunyamin Alamsyah, S.H., M.Hum. melantik 3 (tiga) Ketua Pengadilan Agama di wilayah Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. Pelantikan dilaksanakan di Aula lantai 2 Pengadilan Tinggi Agama Samarinda dengan dihadiri oleh Wakil Ketua, Hakim Tinggi, Para Pejabat di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Samarinda Dihadiri pula oleh para Ketua Pengadilan Agama se-Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Para Ketua Pengadilan Agama yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah :

  1. H. Subhan, S.Ag., S.H., sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot Kelas II menjadi Ketua Pengadilan Agama Tanah Grogot Kelas II;
  2. Uray Gapima Aprianto, M.H., sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Bontang Kelas II menjadi Ketua Pengadilan Agama Tanjung Redeb Kelas II;dan
  3. H. Ahmad Asy Syafi’i, S.Ag., sebelumnya menjabat Wakil Ketua Pengadilan Agama Tarakan Kelas II menjadi Ketua Pengadilan Agama Sangatta kelas II.

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan pembinaan oleh Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda di Aula Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yang diikuti oleh seluruh Ketua Pengadilan Agama se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama Samarinda. Diantara materi pembinaan yang disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yaitu terkait pengawasan, optimaslisasi Hakim Pengawas Bidang (Hawasbid), serta beberapa hal terkait teknis peradilan.

Sedangkan materi pembinaan yang disampaikan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda berkaitan dengan permasalahan yang masih muncul di lingkungan peradilan seperti integritas, kedisiplinan, moral dan kebersihan. Disamping itu disampaikan juga kebijakan Mahkamah Agung terkait peningkatan integritas, pelayanan publik dan SAPM. Beliau juga menganjurkan untuk terus mempelajari peraturan-peraturan berkaitan dengan tupoksi seperti Sema Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penanganan Bantuan Panggilan/Pemberitahuan (Tabayyun), Perma Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah, Sema Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Penyelesaian Perkara di Pengadilan Tingkat Pertama dan Tingkat Banding pada 4 (Empat) Lingkungan Peradilan, Perma Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perkara Perempuan Berhadapan dengan Hukum, SK KMA Nomor 48/KMA/SK/II/2017 tentang Pola Promosi dan Mutasi Hakim pada Empat Lingkungan Peradilan dan peraturan lainnya.

Acara dilanjutkan dengan pengantar alih tugas Bapak Drs. H. Sudarno, S.H., M.H. Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yang dimutasi menjadi Panitera Pengganti Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan pengantar purna tugas Bapak Hairil, Pengadministrasi Umum Pengadilan Tinggi Agama Samarinda yang sudah memasuki masa pensiun.

sumber www.pta.samarinda.net

Silaturahmi Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang Dharmayukti Karini Se Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara

Written by Administrator on . Posted in Berita

 

Organisasi Dharmayukti Karini  adalah organisasi kewanitaan yang beranggotakan Para Hakim Wanita, Istri Para Hakim, Istri Para Pejabat Fungsional/Struktural, Para Karyawati dan Istri Para Karyawan di lingkungan Mahkamah Agung RI, Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan Tata Usaha Negara dan Peradilan Militer di seluruh Indonesia. Organisasi ini dibentuk untuk mewujudkan persatuan ibu-ibu di Mahkamah Agung Republik Indonesia dan seluruh Badan Peradilan di Indonesia.

Balikpapan sebagai tuan rumah dalam penyelenggaran silaturahmi yang dilaksanakan pada hari Selasa, [13-03-2018] yang dihadiri oleh anggota Dharmayukti Karini dari Pengurus daerah dan Pengurus cabang baik dari lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, Peradilan tata Usaha, Peradilan Militer dari berbagai daerah yang berada di Lingkungan Kalimantan Timur maupun Kaltara.

Silaturahmi ini selain menjadi ajang untuk menumbuhkembangkan rasa kebersamaan dan mempererat rasa kesadaran berorganisasi bagi seluruh anggota juga mensosialisasikan penyusunan laporan dari masing-masing ketua bidang baik dari Bidang Pendidikan, Organisasi, Ekonomi dan Sosial Budaya. Setiap Pertemuan selalu digelar Bazar yang memperjualbelikan hasil karya dari ibu-ibu Dharmayukti Karini masing-masing daerah. Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini menjadi faktor yang dapat menjadi penyebab umur panjang dan menambah rezeki kita. Nabi Muhammad SAW bersabda : “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”……(YR)

 

 

 

 

Pengadilan Agama Balikpapan kembali diperkuat Hakim dari Pengadilan Agama Amuntai

Written by Administrator on . Posted in Berita

Seiring bertambahnya Hakim Pengadilan Agama di kota Balikpapan semakin meningkatkan kinerja hakim dalam memutus  suatu perkara, Hakim yang baru dilantik bertepatan tanggal 7 Maret 2018 berasal dari Pengadilan Agama Amuntai Kls.I.B.  Belum masuk 2 tahun Pengadilan Agama Balikpapan mendapat hakim yang juga dari pengadilan Agama Amuntai Kls.I.B.

Bpk. Drs. H. Akh Fauzie dilantik oleh Ketua Pengadilan Agama Balikpapan, Bpk. Drs. Bahrul Amzah, M.H. di ruang sidang II dengan dihadiri oleh wakil Ketua Pengadilan Agama Balikpapan, seluruh hakim Pengadilan Agama Balikpapan, pejabat kepaniteraan, pejabat kesekretariatan dan seluruh staf Pengadilan Agama Balikpapan dan juga rombongan dari Pengadilan Agama Amuntai. 

Besar harapan Bahrul Amzah, dalam sambutannya setelah pelantikan Bpk. Fauzi, menyambut dengan bahagia dan beliau menyatakan secara resmi bahwa Bpk. Fauzie menjadi keluarga besar dari pengadilan Agama Balikpapan beserta Ibu yang menjadi anggota darmayukti Pengadilan Agama Balikpapan, Hakim yang dimutasi ke Pengadilan Agama Balikpapan harus bersyukur karena Penyelesaian Perkara di Pengadilan Agama Balikpapan tahun 2017 mencapai 90,8 % dan juga Balikpapan adalah kota yang rame, dengan objek wisata yang banyak, Mall yang banyak, Bandara yang dekat dengan kantor Pengadilan Agama Balikpapan, dan transportasi yang mudah didapat. Semua penyampaian beliau menggambarkan kepada Hakim yang baru dilantik untuk senang, bahagia berada di kota Balikpapan. (YR)

 

 

 

 

Sisa Tunggakan Perkara Tahun 2017 Adalah yang Terendah Sepanjang Sejarah MA

Written by Administrator on . Posted in Berita

 

 

Jakarta-Humas: Ketua Mahkamah Agung RI Prof Dr. Hatta Ali, SH., MH., menyampaikan Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2017 pada hari Kamis, 1 Maret 2018 di Jakarta Convention Centre. Acara ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Ketua Mahkamah Agung Malaysia, Delegasi Hakim Agung Arab Saudi, beberapa delegasi hakim dari negara-negara sahabat, Para Ketua Pengadilan Tingkat Banding dari seluruh Indonesi, serta undangan lainnya.

Dalam penyampaiannya Ketua Mahkamah Agung menyebutkan bahwa sisa perkara tahun 2017 menjadi yang terendah sepanjang sejarah Mahkamah Agung, yaitu sebanyak 1.388 (seribu tiga ratus delapan puluh delapan) perkara, yang artinya lebih kecil dibandingkan sisa perkara tahun sebelumnya sebanyak 2.357 (dua ribu tiga ratus lima puluh tujuh) perkara.

Berdasarkan data sisa tunggakan di MA sejak 6 tahun terakhir terus mengalami penurunan yang cukup signifikan, apalagi jika dibandingkan dengan sisa tunggakan pada tahun 2012 sebanyak 10.112 perkara, maka dalam kurun waktu 6 tahun tersebut MA telah mampu mengikis lebih dari 86% sisa perkara.

Menurut Hatta Ali penurunan jumlah sisa perkara dari tahun ke tahun tersebut tidak terlepas dari sistem dan regulasi yang dibuat oleh Mahkamah Agung beberapa tahun terakhir, antara lain berlakunya sistem kamar di Mahkamah Agung, penerbitan SK KMA Nomor 214 Tahun 2014 tentang Jangka Waktu Penanganan Perkara di Mahkamah Agung, serta penerapan sistem baca berkas serentak dan koreksi bersama.

Penerapan Sistem Kamar sangat mempengaruhi produktivitas penanganan perkara di Mahkamah Agung ditambah dengan kebijakan yang baru di terbitkan beberapa bulan yang lalu yaitu Perma Nomor 9 Tahun 2017 tentang Format (Template) dan Pedoman Penulisan Putusan/Penetapan Mahkamah Agung. Dengan kebijakan baru tersebut, Mahkamah Agung berkeyakinan bahwa mulai tahun 2018 akan terjadi lonjakan produktivitas penyelesaian perkara, karena format putusan MA menjadi lebih singkat, hal tersebut akan mempengaruhi percepatan proses minutasi perkara di MA.

Dalam kesempatan yang sama, Hatta Ali juga menyampaikan bahwa selama tahun 2017 MA telah memberikan kontribusi kepada keuangan negara sebesar Rp18.255.338.828.118,00 (delapan belas triliun dua ratus lima puluh lima miliar tiga ratus tiga puluh delapan juta delapan ratus dua puluh delapan ribu seratus delapan belas rupiah) yang berasal dari pidana denda dan uang pengganti dalam perkara pelanggaran lalu lintas, pidana korupsi, narkotika, kehutanan, perlindungan anak, perikanan, pencucian uang, dan lain-lain.

Jumlah pidana denda dan uang pengganti tersebut mengalami kenaikan lebih dari 4 kali lipat dibandingkan jumlah denda dan uang pengganti yang dijatuhkan pada tahun 2016 yaitu sebesar  4.482.040.633.945 (empat triliun empat ratus delapan puluh dua miliar empat puluh juta enam ratus tiga puluh tiga ribu sembilan ratus empat puluh lima rupiah). Denda dan uang pengganti tersebut dijatuhkan dalam perkara pidana pada peradilan umum dan perkara pidana pad aperadilan militer.

Selain sebagai kontribusi bagi keuangan negara, kenaikan jumlah uang pengganti yang dijatuhkan tersebut merupakan bukti keseriusan Mahkamah Agung dalam memberantas tindak pidana yang mengakibatkan kerugian terhadap negara dan sebagai upaya Mahkamah Agung dalam memulihkan kerugian negara. (Witanto/Azh/photo:Pepy)

 

 

 

 

  • PTA Samarinda
  • PA Samarinda
  • PA Tenggarong
  • PA Bontang
  • PA Sangata
  • PA Grogot
  • PA Tanjung Redep
  • PA Tanjung Selor
  • PA Tarakan