Hak-hak pelapor dugaan pelanggaran hakim dan pegawai

Written by Super User on . Posted in Lain-lain

HAK-HAK PELAPOR DUGAAN PELANGGARAN HAKIM DAN PEGAWAI

(076/KMA/SK/VI/2009 TENTANG PENANGANAN PENGADUAN)

      TUJUAN DAN FUNGSI PENANGANAN PENGADUANA

  1. Maksud

1.       Merespon keluhan baik yang berasal dari masyarakat, instansi lain di luar pengadilan,maupun dari internal pengadilan sendiri;

2.       Menyelesaikan penanganan pengaduan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

3.       Membuktikan benar atau tidaknya hal yang diadukan;

4.       Memberikan jaminan bagi masyarakat bahwa laporan pengaduan yang diajukan ditanganisecara efektif, efisien, cepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

B.      Tujuan

1.       Menjaga citra dan wibawa lembaga peradilan;

2.       Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

C.      Fungsi

1.       Memperkuat mekanisme pengendalian dan pembinaan hakim dan pegawai pengadilan;

2.       Memperkuat mekanisme pengawasan di lingkungan pengadilan;

3.       Memperkuat fungsi pertanggungjawaban Mahkamah Agung dan pengadilan kepadamasyarakat.

MATERI PENGADUAN

Materi pengaduan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Pelanggaran terhadap kode etik dan/atau pedoman perilaku hakim;
  2. Penyalahgunaan wewenang/jabatan;
  3. Pelanggaran sumpah jabatan;
  4. Pelanggaran terhadap peraturan disiplin Pegawai Negeri Sipil atau peraturan disiplinmiliter;
  5. Perbuatan tercela, yaitu berupa perbuatan amoral, asusila, atau perbuatanperbuatan yangtidak selayaknya dilakukan oleh seorang aparat lembaga peradilan, maupun selakuanggota masyarakat;
  6. Pelanggaran hukum acara, baik yang dilakukan dengan sengaja, maupun karena kelalaiandan ketidakpahaman;
  7. Mal administrasi, yaitu terjadinya kesalahan, kekeliruan atau kelalaian yang bersifatadministratif;
  8. Pelayanan publik yang tidak memuaskan yang dapat merugikan pihak-pihak yangberkepentingan serta masyarakat secara umum.

 

SYARAT DAN TATA CARA PENYAMPAIAN PENGADUANA

A.      Disampaikan secara Tertulis

1.       Pengaduan hanya dapat diterima dan ditangani oleh Mahkamah Agung, PengadilanTingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama apabila disampaikan secara tertulisoleh Pelapor;

2.       Pelapor dianjurkan untuk menggunakan formulir khusus untuk menyampaikanpengaduannya, baik dalam bentuk cetak maupun elektronik di situs resmi MahkamahAgung.Meskipun demikian, pengaduan yang tidak menggunakan formulir khusustersebut tetap akan diterima dapat ditindaklanjuti;

3.       Dalam hal Pelapor memiliki kesulitan untuk membaca dan menulis, Petugas diMahkamah Agung atau Pengadilan akan membantu menuangkan pengaduan yang ingindisampaikan Pelapor secara tertulis dalam formulir khusus pengaduan.

B.      Menyebutkan Informasi yang Jelas

  1. Untuk mempermudah penanganan dan tindak lanjut terhadap pengaduan yangdisampaikan, Pelapor diharapkan dapat menyebutkan secara jelasinformasi mengenai:

-          Identitas Aparat yang dilaporkan, termasuk jabatan, serta satuan kerja ataupengadilan tempat Terlapor bertugas;

-          Perbuatan yang dilaporkan;

-          Nomor perkara, apabila perbuatan yang diadukan berkaitan dengan pemeriksaansuatu perkara; dan

-          Menyertakan bukti atau keterangan yang dapat mendukung pengaduan yangdisampaikan. Bukti atau keterangan ini termasuk nama, alamat dan nomor kontak pihak lain yang dapat dimintai keterangan lebih lanjut untuk memperkuatpengaduan Pelapor.

  1. Pelapor sedapatmungkin diharuskan untuk mencantumkan identitasnya. Namundemikian selama informasi dalam pengaduan yang disampaikan benar dan memiliki dasaryang kuat, pengaduan yang tidak mencantumkan identitas akan tetap ditindaklanjuti olehMahkamah Agung.

C.      Tata Cara Pengiriman

  1. Pengaduan ditujukan kepada:

-          Ketua atau Wakil Ketua pada Pengadilan Tingkat Pertama atau PengadilanTingkat Banding di mana Terlapor bertugas; atau

-          Ketua Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, atau Ketua MudaPengawasan dengan tembusan kepada Kepala Badan Pengawasan.

  1. Apabila pengaduan dikirimkan melalui pos dalam amplop tertutup, maka harusdisebutkan secara jelas bahwa isi amplop tersebut adalah pengaduan dengan menuliskan kata ”PENGADUAN pada Pengadilan” pada bagian kiri atas muka amplop tersebut.

 HAK-HAK PELAPOR

1.       Mendapatkan perlindungan kerahasiaan identitasnya;

2.       Mendapatkan kesempatan untuk dapat memberikan keterangan secara bebas tanpapaksaan dari pihak manapun;

3.       Mendapatkan informasi mengenai tahapan laporan pengaduan yang didaftarkannya;4.Mendapatkan perlakuan yang sama dan setara dengan Terlapor dalam pemeriksaan.

HAK-HAK TERLAPOR

1.       Membuktikan bahwa ia tidak bersalah dengan mengajukan saksi dan alat bukti lain.

2.       Meminta berita acara pemeriksaan (BAP) dirinya.

Download from BIGTheme.net free full premium templates

  • PTA Samarinda
  • PA Samarinda
  • PA Tenggarong
  • PA Bontang
  • PA Sangata
  • PA Grogot
  • PA Tanjung Redep
  • PA Tanjung Selor
  • PA Tarakan